Minggu, 24 Juni 2012

Humor Lucu


Penyebab Jatuh

Bagian dari pekerjaan sebagai operator layanan darurat adalah untuk menginterogasi penelepon yang berada di berbagai wilayah, sehingga peralatan darurat yang sesuai dapat dikirim. Suatu hari seorang wanita menelepon untuk mengatakan bahwa seorang anggota keluarga jatuh dan perlu pergi ke rumah sakit.

Setelah mencari tahu di mana dia tinggal dan meyakinkannya bahwa paramedis akan segera tiba, operator darurat itu bertanya, "Apakah Anda tahu apa yang menyebabkan dia terjatuh?"

"Tidak," jawab wanita itu dengan gugup, "Apa penyebabnya?"

Sudah Lama di Kereta Api

Di atas gerbong kereta api, seorang Bapak dan anak sedang bercengkerama dengan seorang kepala kondektur.

"Anda sudah berapa lama di kereta api?"

"Sudah lebih dari 3 tahun."

Si anak dengan heran bertanya: "Pak, dia ke tempat tujuan mana ya, numpang kereta api demikian lamanya kok masih nggak sampai-sampai!"

Perempuan Minta Dicium di Tiga Tempat

Di sebuah taman, sepasang kekasih sedang asyik berbisik-bisik:

Pria: "Sayang, apa yang paling kamu dambakan?"
Si wanita dengan malu-malu kucing berkata: "Hal yang paling kudambakan ialah, harap kamu bisa mencium diriku di 3 tempat."
Pria: "Ah, mudah saja, coba kamu katakan di tiga tempat yang mana?"
Wanita: "Paris, London dan New York."

Resep Jitu Cara Melangsingkan Tubuh

Pasien: "Dok, numpang tanya, resepnya melangsingkan tubuh apa dan bagaimana?"
Dokter: "Putarlah kepalamu dari arah kanan ke kiri, kemudian putar kembali dari arah kiri ke kanan, demikian gelengkan terus kepalamu dengan tak henti-hentinya."
Pasien: "Kapan kita berlatih dengan cara ini?"
Dokter: "Pada waktu orang sedang menjamu kita."

Penjilat di Kantor

Pada suatu tengah hari, sekelompok rekan sekantor mengadakan jamuan di sebuah rumah makan. Sehabis makan, beberapa rekan berkumpul di sudut ruangan dan mengobrol. Direktur tiba-tiba mengeluarkan sebatang korek api dari sakunya. Begitu melihatnya, Adi segera mengeluarkan sebuah korek pemantik dan langsung menyodorkannya ke tangan direktur itu.

"Kamu menyuruh aku mencungkil gigi dengan pemantik?" kata sang direktur sambil mengerutkan dahinya.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Recent Comment

 
Support : Blogger | Johny Template | Fauzan Ozan 1 St
Copyright © 2011. Fauzan Ozan 1St - All Rights Reserved
Template Created by Fauzan Anwar Fikri Published by Fauzan Ozan 1 St
Proudly powered by Blogger